Tips Mempraktikkan Filial Play di Rumah untuk Membangun Bonding Kuat dengan Anak
Written by PEACE Author
Tak hanya suatu aktivitas untuk mengisi waktu luang dan mengusir rasa bosan, bermain merupakan bahasa alami anak-anak dalam mengenal dan mengeksplorasi dunia. Ini termasuk dalam mengekspresikan emosi yang mereka rasakan serta cara berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Namun, untuk Parents yang sibuk dengan dinamika dan padatnya aktivitas kota besar seperti Jakarta, seringkali sesi bermain dengan anak berjalan tanpa kedekatan emosional yang mendalam atau bonding.
Untuk Parents yang ingin mempererat hubungan dengan anak dengan bermain, Filial Play bisa menjadi jawabannya. Yuk, simak panduan dan tips seputar praktik Filial Play di rumah!
Apa itu Filial Play?
Secara harfiah, kata “Filial” sendiri berarti hubungan antara orang tua dan anak. Dan secara keseluruhan, Filial Play adalah pendekatan terapi bermain atau play therapy, di mana orangtua dilatih untuk menjadi pendamping utama ketika bermain bersama anak. Bentuk terapi ini dikembangkan oleh Dr. Bernard Guerney dan Dr. Louise-Guerne pada tahun 1960-an.
Filial Play adalah pendekatan membangun hubungan emosional yang sehat dengan anak. Yang menjadi fokus utama dari filial play sendiri adalah Parents sebagai fasilitator atau pendamping utama anak ketika sedang bermain. Filial Play Coach memberdayakan orang tua agar menjadi agen perubahan bagi perkembangan mental, emosional, dan perilaku anak di lingkungan rumah.
Dengan pendekatan bermain yang menggunakan metode non-direktif, orang tua diajarkan cara memfasilitasi sesi bermain agar anak merasa didengar, aman, dan bebas mengekspresikan perasaannya. Pendekatan ini sangat efektif untuk membangun komunikasi, mengurangi stres pada keluarga, serta membantu anak mengatasi tantangan emosional dan perilaku.
Tujuannya bukan untuk membuat anak menjadi pintar berhitung atau mahir dalam berolahraga, melainkan untuk menciptakan ruang aman di mana anak merasa bisa diterima sepenuhnya sebagai diri sendiri.
Ragam Manfaat dari Filial Play
Tak hanya cara mengasuh anak yang biasa, Filial Play didasarkan oleh metode ilmiah yang bisa membawa dampak positif bagi dinamika keluarga. Berikut adalah beberapa manfaat utama Filial Play:
- Mendukung Emotional Expression Anak
Anak-anak belum memiliki kapasitas kognitif untuk menceritakan stres, rasa cemas atau trauma mereka lewat kata-kata, sehingga lewat bermain di sesi filial play, mereka bisa memproyeksikan perasaan tersebut secara aman dan nyaman. Landreth (2012) menegaskan ini dengan analogi tentang bermain adalah bahasa anak, dan mainan adalah kata-katanya. Ekspresi emosi melalui bermain bisa membantu anak memproses dan mempelajari emosi negatif secara sehat, sehingga pada jangka panjang bisa mencegah emosi negatif yang berlebih. - Menurunkan Tantrum dan Pembangkangan
Journal of Marital and Family Therapy membuktikan bahwa intervensi Filial Play menurunkan masalah perilaku anak, seperti sifat agresif, membangkang atau rebel, dan tantrum yang sangat intens di kehidupan sehari-hari. Karena dengan filial play, mereka merasa sepenuhnya dipahami dan diterima oleh orang tua selama sesi bermain, sehingga kadar emosi mereka terpenuhi secara emosional. - Bisa Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak
Melalui kebebasan memimpin permainan tanpa dikoreksi oleh orang dewasa, anak pun dapat merasa dihargai dan dipercaya, sehingga mereka memiliki kendali yang sehat atas emosi dan dirinya sendiri. Penerimaan penuh anak tanpa penghakiman dapat membangun pondasi yang kokoh dalam pemahaman diri anak, serta membangun kepercayaan diri yang kuat (Guerney, 2013) - Mengurangi Stres yang Dialami Orang Tua Dalam Mengasuh Anak
Manfaat dari Filial Play tidak hanya dirasakan oleh anak, tapi juga oleh Parents. Ini dikarenakan menghabiskan waktu dengan anak membuat mereka lebih memahami cara merespons emosi anak, dan otomatis meningkatkan kompetensi dan kepercayaan diri mereka dalam mengasuh anak.
5 Tips Mempraktikkan Filial Play di Rumah
Filial Play bukan berarti menuntut Parents untuk membeli mainan mahal atau menyediakan kuantitas waktu yang lama dan berjam-jam. Kunci utamanya adalah kehadiran penuh Parents ketika bermain bersama anak, dan melakukannya secara konsisten. Ada 5 langkah yang bisa digunakan untuk memulai:
- Jadwalkan “Waktu Khusus” Tanpa Distraksi
Menetapkan jadwal bermain dengan anak selama 15 hingga 30 menit sehari. Selama durasi bermain ini, usahakan jangan ada gangguan atau distraction yang bisa memecah fokus Anda dalam bermain, seperti mematikan televisi, mematikan notifikasi smartphone, dan interupsi pekerjaan. Ketika melakukan ini, anak akan memahami bahwa dialah prioritas utama Anda. - Biarkan Anak Memimpin Permainan
Sebagai Parents, biarkan anak memilih mainan apa yang ingin dilakukan saat itu dan bagaimana mereka ingin memainkannya. Misalnya, anak ingin membuat mainan mobil-mobilannya mundur, atau membuat boneka harimaunya bersuara dengan halus, Anda bisa mengikuti alur imajinasinya dan tidak mengatur. Dengan demikian, anak tidak merasa tertekan. - Minimalisir Pertanyaan yang Menginterogasi
Seringkali orangtua kebiasaan menginterogasi saat bermain, dan mempertanyakan cara dia bermain. Dalam melakukan Filial Play, pertanyaan Anda bisa diganti menjadi sesuatu yang merefleksikan tindakan dan perasaan anak. Misalnya, alih-alih bertanya: “Kenapa kamu buat mobil itu berjalan mundur?” Anda bisa berkata: “Ooh, mobilnya jalannya mundur ya!” Ini menunjukkan bahwa Parents memperhatikan, memahami apa yang sedang anak lakukan, dan memvalidasi pola pikir mereka tanpa menghakimi. - Sediakan Mainan yang Bisa Memancing Anak Mengekspresikan Emosi
Pilihlah mainan yang sifatnya terbuka dan tidak terstruktur supaya anak bisa mengekspresikan emosi dengan luwes. Dengan ini, anak dapat memproyeksikan perasaan terdalam mereka – seperti rasa takut, marah atau cemas secara aman. Menurut Dr. Landreth (1993), mainan yang bisa digunakan untuk filial play adalah mainan untuk ekspresi emosional dengan boneka tangan, perlengkapan profesi, rumah-rumahan, pistol mainan atau figur keluarga/hewan. Ini supaya anak bisa mengeksplorasi peran berdasarkan atribut yang dimainkan.
PEACE Siap Membimbing Parents dalam Filial Play
Mempraktikkan Filial Play secara mandiri di rumah adalah langkah awal yang luar biasa. Namun, jika Parents merasa bingung harus mulai dari mana, atau ingin memastikan langkah yang digunakan untuk bermain dengan anak tepat, PEACE Center siap mendampingi perjalanan Anda. Lewat program Filial Play Coaching & Mentoring, para experts dan psikolog anak di PEACE Center bisa membimbing Parents untuk menguasai keterampilan terapi bermain ini.
Untuk konsultasi dan janji temu dengan kami hubungi:
PEACE (Psycho Educational Assessment Center of Excellence)
Klik WhatsApp di sini: +62-811-1427-880
